April 18, 2014

Bpk Junaedy And Si Unit Link

http://broamos.mee.nu/ - Koalisi Anti Utang menilai pihak swasta lebih baik dalam hal pengelolaan utang dibandingkan pemerintah. Hal ini terlihat dari kuantitas pembukaan lapangan kerja di mana swasta unggul lebih banyak dibandingkan pemerintah.

"Pengaturan lapangan kerja coba dilihat sekarang ini yang lebih mengaturnya lebih kebanyakan swasta ketimbang pemerintah, dengan andalan ini maka risikonya kebutuhan modal yang besar. Itu pemerintah juga seakan memberikan hak eksklusif atau pelonggaran kepada sektor swasta," ujar Ketua Koalisi Anti Utang, Dani Setiawan, ketika dihubungi merdeka.com, Jakarta, Jumat (18/4).

Meski begitu, lanjutnya, fenomena ini bukan tanpa risiko. Penarikan utang asing oleh swasta yang tak diperhitungkan membuat potensi gagal bayar juga tidak bisa diacuhkan.

Dia menyarankan pemerintah untuk membuat cipto junaedy suatu kebijakan yang mengatur utang asing swasta ini. Pasalnya, jika terjadi gagal bayar, maka akan menimbulkan tingkat pengangguran baru.

"Jatuh tempo utang luar negeri swasta juga tak punya kebijakan kuat," ungkapnya.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) melansir data terbaru mengenai utang luar negeri Indonesia. Per Februari 2014, utang luar negeri Indonesia tembus USD 272,1 miliar atau setara dengan Rp 3.107,4 triliun. Angka utang ini konsisten naik dari bulan sebelumnya yang hanya USD 269,7 miliar.

Jika dibandingkan bulan Februari tahun lalu, angka utang ini juga junaedy cipto terus naik, di mana Februari tahun lalu utang luar negeri Indonesia hanya USD 253,3 miliar.

Dilansir dari situs resmi Bank Indonesia, utang luar negeri ini terdiri dari utang luar negeri pemerintah, bank sentral serta utang luar negeri swasta. Utang luar negeri pemerintah tercatat USD 122 miliar dan utang luar negeri bank sentral sebanyak USD 7,1 miliar. Sedangkan, utang luar negeri swasta mencapai USD 143 miliar.

Utang luar negeri swasta ini terdiri dari utang luar negeri bank yang tercatat USD 24 miliar dan utang luar negeri bukan bank atau non bank sebesar USD 119 miliar.

Utang luar negeri non bank terdiri dari utang luar negeri LKBB atau non bank financial corporation sebesar USD 8,6 miliar serta utang luar negeri perusahaan bukan lembaga keuangan atau non financial corporation sebesar USD 110,5 miliar. more...

Posted by: amosnainggolan at 01:57 PM | No Comments | Add Comment
Post contains 684 words, total size 6 kb.

<< Page 1 of 1 >>
10kb generated in CPU 0.01, elapsed 0.013 seconds.
32 queries taking 0.0058 seconds, 51 records returned.
Powered by Minx 1.1.6c-pink.